Codehub.co.id - Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung hias yang banyak dipelihara karena memiliki warna bulu yang indah, suara khas, serta mudah dikembangbiakkan. Namun, salah satu tantangan terbesar bagi peternak pemula adalah cara menjodohkan burung lovebird agar cepat akur dan segera bertelur.
Tidak sedikit peternak yang gagal karena terlalu terburu-buru menyatukan dua ekor lovebird tanpa proses perkenalan. Akibatnya, burung justru saling menyerang hingga mengalami stres.
Lalu bagaimana cara menjodohkan lovebird yang benar? Simak panduan lengkap berikut ini.
Mengapa Penjodohan Lovebird Sangat Penting?
Keberhasilan breeding sangat dipengaruhi oleh proses penjodohan. Pasangan lovebird yang sudah benar-benar cocok akan lebih cepat membuat sarang, kawin, bertelur, hingga merawat anaknya bersama-sama.
Sebaliknya, pasangan yang belum berjodoh biasanya menunjukkan perilaku agresif seperti:
Saling mematuk.
Berebut tempat makan.
Tidak mau berdekatan.
Burung menjadi stres.
Gagal bertelur.
Oleh karena itu, proses penjodohan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Memilih Indukan Lovebird yang Siap Dijodohkan
Sebelum proses penjodohan dimulai, pastikan kedua burung memenuhi syarat berikut.
Umur Ideal
Jantan minimal berumur 10 bulan.
Betina minimal 12 bulan.
Lovebird yang terlalu muda biasanya belum siap berkembang biak.
Kondisi Sehat
Pilih burung dengan ciri-ciri:
Lincah dan aktif.
Mata cerah.
Nafsu makan baik.
Tidak cacat.
Bulu rapi dan mengkilap.
Jenis Kelamin Sudah Dipastikan
Kesalahan paling sering terjadi adalah menjodohkan dua burung dengan jenis kelamin yang sama.
Jika belum yakin, lakukan tes DNA atau minta bantuan peternak berpengalaman.
Cara Menjodohkan Burung Lovebird
1. Pisahkan dalam Kandang Berbeda
Jangan langsung menyatukan lovebird jantan dan betina.
Tempatkan mereka pada kandang yang berbeda tetapi berdekatan sekitar 5–10 cm.
Tahap ini bertujuan agar kedua burung saling mengenal.
Lama proses biasanya:
3–7 hari.
2. Amati Perilaku Lovebird
Perhatikan tanda-tanda berikut.
Tanda Lovebird Mulai Cocok
Saling mendekat.
Tidak agresif.
Berkicau saling menyahut.
Saling menyuapi melalui jeruji.
Tidur berdekatan.
Jika tanda-tanda tersebut mulai terlihat, peluang berhasil cukup besar.
3. Satukan dalam Kandang Breeding
Setelah terlihat akur, pindahkan keduanya ke kandang ternak.
Gunakan kandang minimal ukuran:
40 × 40 × 40 cm.
Lengkapi dengan:
Glodok.
Tempat makan.
Tempat minum.
Tenggeran.
4. Jangan Sering Diganggu
Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah terlalu sering membuka kandang.
Lovebird membutuhkan suasana tenang agar cepat beradaptasi.
Hindari:
Memindahkan kandang.
Suara keras.
Terlalu sering memegang burung.
5. Berikan Pakan Berkualitas
Pakan terbaik untuk mempercepat birahi meliputi:
Milet putih.
Milet merah.
Jagung muda.
Kangkung.
Bayam.
Tauge.
Biji kenari.
Tambahkan juga:
Vitamin.
Kalsium.
Mineral.
Nutrisi yang cukup akan meningkatkan peluang keberhasilan reproduksi.
Tanda Lovebird Sudah Berjodoh
Beberapa ciri pasangan lovebird yang telah berjodoh antara lain:
✅ Selalu berdekatan.
✅ Saling membersihkan bulu.
✅ Saling menyuapi.
✅ Masuk glodok bersama.
✅ Jantan mulai mengawini betina.
✅ Betina mulai menyusun sarang.
Jika tanda-tanda tersebut muncul, biasanya proses bertelur tinggal menunggu waktu.
Berapa Lama Lovebird Bertelur Setelah Berjodoh?
Pada kondisi ideal, lovebird mulai bertelur sekitar:
7–14 hari setelah kawin.
Jumlah telur biasanya:
3–6 butir.
Masa pengeraman berlangsung sekitar:
21–23 hari.
Penyebab Lovebird Sulit Berjodoh
Jika lovebird tidak kunjung berjodoh, kemungkinan penyebabnya antara lain:
Usia belum matang.
Jenis kelamin sama.
Burung stres.
Kandang terlalu sempit.
Kurang nutrisi.
Terlalu sering diganggu.
Salah memilih pasangan.
Apabila setelah 1 bulan belum menunjukkan perkembangan, cobalah mengganti pasangan.
Tips Agar Lovebird Cepat Berjodoh
Agar proses penjodohan lebih cepat berhasil, lakukan beberapa tips berikut.
Gunakan indukan yang sehat.
Pilih usia produktif.
Berikan pakan bergizi.
Hindari kandang yang terlalu ramai.
Bersihkan kandang secara rutin.
Tambahkan vitamin breeding.
Jemur burung pada pagi hari selama 15–30 menit.
Hindari stres akibat perpindahan kandang.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula
Banyak peternak baru melakukan kesalahan berikut.
Langsung mencampur dua burung.
Tidak memastikan jenis kelamin.
Memilih indukan terlalu muda.
Kurang memberikan pakan bergizi.
Sering membuka glodok.
Memindahkan kandang saat proses penjodohan.
Menghindari kesalahan tersebut dapat meningkatkan peluang keberhasilan breeding.
Keuntungan Menjodohkan Lovebird dengan Cara yang Benar
Jika proses penjodohan dilakukan dengan benar, Anda akan memperoleh berbagai keuntungan, seperti:
Lovebird lebih cepat bertelur.
Tingkat keberhasilan penetasan lebih tinggi.
Indukan lebih kompak merawat anakan.
Risiko perkelahian berkurang.
Produktivitas ternak meningkat.
Nilai jual anakan lebih tinggi.
Penutup
Menjodohkan burung lovebird memang membutuhkan kesabaran, tetapi hasilnya akan sebanding dengan usaha yang dilakukan. Kunci utama keberhasilan adalah memilih indukan yang sehat, memastikan jenis kelamin, melakukan proses perkenalan secara bertahap, memberikan pakan bergizi, dan menciptakan lingkungan yang tenang.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, peluang lovebird untuk berjodoh, kawin, bertelur, hingga menghasilkan anakan berkualitas akan jauh lebih besar.
