Codehub.co.id - Beternak lovebird warna menjadi salah satu peluang usaha yang masih menjanjikan. Selain memiliki warna bulu yang indah, lovebird juga banyak diminati sebagai hewan peliharaan maupun untuk koleksi. Bagi pemula, beternak lovebird memang membutuhkan pengetahuan dasar agar tidak mengalami kegagalan saat proses penjodohan hingga penetasan telur.
Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap cara beternak lovebird warna bagi pemula agar menghasilkan anakan sehat, berkualitas, dan memiliki nilai jual tinggi.
Mengapa Memilih Beternak Lovebird Warna?
Lovebird warna memiliki daya tarik tersendiri dibanding jenis lain. Perpaduan warna yang unik membuat harganya relatif lebih tinggi, terutama jika berasal dari indukan berkualitas.
Beberapa keuntungan beternak lovebird warna antara lain:
Modal bisa disesuaikan dengan kemampuan.
Permintaan pasar masih stabil.
Perawatan relatif mudah.
Bisa menjadi usaha sampingan maupun bisnis utama.
Nilai jual anakan cukup menjanjikan.
1. Pilih Indukan Lovebird Berkualitas
Langkah pertama yang menentukan keberhasilan ternak adalah memilih indukan.
Ciri-ciri indukan yang baik:
Umur minimal 10–12 bulan.
Sehat dan aktif.
Tidak cacat fisik.
Nafsu makan baik.
Warna bulu cerah.
Berasal dari indukan yang produktif.
Usahakan membeli indukan dari peternak terpercaya agar kualitas genetiknya lebih terjamin.
2. Tentukan Jenis Warna yang Akan Diternakkan
Saat ini terdapat berbagai jenis lovebird warna seperti:
Lutino
Albino
Euwing
Violet
Parblue
Olive
Green Series
Blue Series
Pastel
Memahami genetika warna sangat penting agar hasil anakan sesuai harapan.
3. Gunakan Kandang Ternak yang Nyaman
Kandang ideal berukuran sekitar:
40 x 40 x 40 cm atau lebih besar.
Lengkapi dengan:
Glodok kayu
Tempat makan
Tempat minum
Tenggeran
Ventilasi baik
Posisikan kandang di tempat yang tenang agar lovebird tidak mudah stres.
4. Berikan Pakan Berkualitas
Pakan menjadi faktor penting dalam keberhasilan breeding.
Pakan utama:
Milet putih
Milet merah
Kenari seed
Oat
Jagung muda
Kangkung
Bayam
Tauge
Tambahkan juga:
Vitamin
Mineral
Kalsium
Multivitamin khusus burung
Nutrisi yang baik akan meningkatkan kualitas telur dan anakan.
5. Lakukan Penjodohan dengan Benar
Banyak pemula gagal karena terburu-buru menyatukan pasangan.
Cara penjodohan:
Pisahkan jantan dan betina dalam kandang berbeda.
Dekatkan kandang selama beberapa hari.
Amati perilaku saling memberi makan.
Setelah terlihat akur baru satukan.
Jika langsung disatukan tanpa proses adaptasi, burung dapat saling menyerang.
6. Siapkan Glodok Sarang
Glodok berfungsi sebagai tempat bertelur.
Isi glodok menggunakan:
Serutan kayu
Daun cemara kering
Kulit jagung kering
Hindari bahan yang lembap agar telur tidak mudah rusak.
7. Perhatikan Masa Bertelur
Setelah berjodoh biasanya lovebird akan mulai bertelur dalam waktu sekitar 7–14 hari.
Jumlah telur berkisar:
3–6 butir
Masa pengeraman berlangsung sekitar:
21–23 hari
Selama proses pengeraman hindari terlalu sering membuka glodok.
8. Rawat Anakan Lovebird
Setelah menetas, biarkan induk menyuapi anak hingga umur sekitar 2–3 minggu.
Bila ingin melakukan handfeeding, gunakan bubur khusus anakan lovebird.
Pastikan:
Suhu tetap hangat.
Kandang bersih.
Air minum selalu tersedia.
9. Jaga Kebersihan Kandang
Kandang yang bersih akan mengurangi risiko penyakit.
Lakukan:
Membersihkan tempat makan setiap hari.
Mengganti air minum dua kali sehari.
Membersihkan kotoran kandang secara rutin.
Menyemprot disinfektan secara berkala.
10. Catat Proses Breeding
Peternak profesional selalu memiliki catatan breeding.
Data yang dicatat:
Tanggal penjodohan.
Tanggal bertelur.
Jumlah telur.
Jumlah menetas.
Warna indukan.
Warna anakan.
Catatan ini akan membantu menentukan pasangan terbaik pada periode berikutnya.
Kesalahan Pemula Saat Beternak Lovebird
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan antara lain:
Memilih indukan terlalu muda.
Kandang terlalu sempit.
Pakan kurang bergizi.
Terlalu sering memegang telur.
Tidak menjaga kebersihan kandang.
Memindahkan kandang saat induk mengeram.
Menghindari kesalahan tersebut akan meningkatkan peluang keberhasilan.
Tips Agar Lovebird Cepat Bertelur
Beberapa tips yang dapat diterapkan:
Berikan pakan bergizi setiap hari.
Tambahkan jagung muda secara berkala.
Berikan kalsium sebelum masa bertelur.
Hindari kebisingan di sekitar kandang.
Pastikan pasangan benar-benar berjodoh.
Jemur burung sekitar 15–30 menit pada pagi hari.
Peluang Usaha Beternak Lovebird Warna
Permintaan lovebird warna masih cukup tinggi, terutama untuk warna-warna langka. Harga anakan dapat bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenis mutasi warna, kualitas indukan, dan kondisi kesehatan burung.
Dengan manajemen yang baik, peternakan skala rumahan dapat berkembang menjadi usaha yang menghasilkan pendapatan rutin.
Penutup
Beternak lovebird warna tidak hanya menjadi hobi yang menyenangkan, tetapi juga memiliki potensi bisnis yang menguntungkan. Kunci keberhasilan terletak pada pemilihan indukan berkualitas, pemberian pakan bergizi, proses penjodohan yang tepat, serta menjaga kebersihan kandang.
Bagi pemula, mulailah dengan satu atau dua pasang indukan agar lebih mudah mempelajari proses breeding. Seiring bertambahnya pengalaman, Anda dapat mengembangkan koleksi lovebird dengan berbagai mutasi warna yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
